Bandara JFK Tergenang Banjir di Tengah Dingin Ekstrem

Willy Haryono    •    Senin, 08 Jan 2018 09:49 WIB
cuaca ekstrembadai salju
Bandara JFK Tergenang Banjir di Tengah Dingin Ekstrem
Aktivitas di bandara internasional JFK di New York, AS. (Foto: AFP/Getty/SPENCER PLATT)

New York: Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, Amerika Serikat, Minggu 7 Januari 2018, tergenang banjir di tengah cuaca dingin Air ekstrem yang melanda beberapa wilayah AS dan Kanada. 

Air mengalir dari langit-langit bandara dan menggenangi terminal kedatangan di JFK. Menurut siaran langsung dari CNN, ratusan penumpang terlihat kesal karena mereka juga sudah berhari-hari berada di bandara. 

Juru bicara Port Authority of New York dan New Jersey mengatakan air mulai menggenangi interior bandara sebelum pukul 14.00 siang waktu setempat. Hal ini membuat Terminal 4 yang melayani penerbangan internasional ditutup sementara.

Bagian barat dari Terminal 4 digenangi air hingga setinggi delapan sentimeter. Petugas keamanan berusaha menyingkirkan air, dengan dikawal polisi serta petugas pemadam kebakaran. 

Jubir itu mengatakan kepada AFP bahwa penyebab munculnya genangan air di bandara JFK masih diselidiki. 

Terminal 4 JFK dipakai lebih dari 30 maskapai, termasuk Air India, China Airlines, Delta, Egyptair, El Al, Emirates, Etihad, KLM Royal Dutch, Singapore Airlines, Thomas Cook dan Virgin Atlantic. 

Baca: Cuaca Ekstrem, Bandara AS dan Kanada Kesulitan Beroperasi

Sabtu kemarin, JFK terpaksa menutup Terminal 1 untuk mencegah tambahan penumpang yang dipastikan belum dapat diterbangkan saat itu karena cuaca buruk. 

Ratusan calon penumpang tidur di lantai terminal, ada juga yang terjebak di dalam pesawat selama berjam-jam karena belum dapat merapat ke gerbang kedatangan. 

"Saya sangat marah. Kata-kata tidak dapat mengekspresikan kekesalan saya saat ini," ujar seorang wanita di JFK kepada NBC

"Di sini sudah seperti rumah sakit jiwa," tutur Steven Litvin kepada NBC, yang akhirnya dapat meninggalkan bandara delapan jam usai pesawatnya mendarat.

Karena tidak mau menunggu lagi, ia dan istrinya memilih pergi dengan hanya membawa separuh dari barang bawaan mereka.


(WIL)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

6 hours Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA