Trump Bantah Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem Dilakukan Secepatnya

Sonya Michaella    •    Kamis, 18 Jan 2018 09:17 WIB
israel palestinapalestina israel
Trump Bantah Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem Dilakukan Secepatnya
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah bahwa pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem akan dilakukan secepatnya atau dalam satu tahun.

"Menjelang akhir tahun ini? Kita berbicara soal skenario yang berbeda. Tidak mungkin dalam jangka waktu satu tahun," kata Trump, dikutip dari Haaretz, Kamis 18 Januari 2018.

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu meyakini bahwa pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem akan segera dilaksanakan, lebih cepat dari perkiraan semula.

Padahal, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson sempat mengatakan, pemindahan Kedubes As tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Mungkin tidak lebih awal dari tiga tahun ke depan dan ini cukup ambisius, menurut saya," ujar Tillerson, kala itu.

Pascapengumuman Presiden AS Donald Trump soal pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, sekaligus pengakuan AS bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel, para pejabat AS juga belum bisa memastikan kapan Kedubes AS akan pindah.

Yerusalem adalah rumah bagi tempat suci tiga agama, yakni Islam, Kristen dan Yahudi. Selama ini, Palestina dan Israel sama-sama mengklaim bahwa Yerusalem adalah ibu kota negara mereka.

Mereka yakin bahwa tidak mungkin Kedubes AS di Yerusalem akan dibuka sebelum akhir masa jabatan Trump yang pertama. 

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, juga telah menyatakan tak ingin lagi menjadikan AS mediator kisruh Palestina dan Israel. Dia meminta proses perundingan damai dipimpin secara internasional.



(FJR)