Gelombang Panas Sebabkan 26.500 Warga AS Hidup Tanpa Listrik

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 10 Jul 2018 05:30 WIB
gelombang panas
Gelombang Panas Sebabkan 26.500 Warga AS Hidup Tanpa Listrik
Warga AS berbondong-bondong ke taman air untuk hindari gelombang panas. (Foto: AFP).

Los Angeles: Gelombang panas terus menerpa wilayah Amerika Serikat, khususnya Los Angeles. Akibat hal ini, sebanyak 26.500 warga tidak mendapat pasokan listrik.

Hal tersebut disebabkan perintah pihak berwenang agar warga membatasi penggunaan listrik.

Laman CNN, Senin 9 Juli 2018, melaporkan pada pagi hari setidaknya 12.300 pelanggan tidak mendapatkan listrik. Namun, Departemen Air dan Listrik Los Angeles (LADWP) mengatakan lebih dari 20 ribu rumah tidak akan dialiri listrik.

"Kelebihan sirkuit yang berkepanjangan memperlambat kemajuan restorasi dan menyebabkan pemadaman berulang di beberapa lingkungan," ucap mereka menjelaskan alasan pemadaman listrik tersebut.

Mereka meminta pelanggan mengurangi penggunaan listrik pada sore dan malam hari. LADWP juga meminta warga tidak menggunakan peralatan seperti mesin cuci dan pengering pakaian hingga pukul 9 malam.

"Warga dapat memperkirakan pemadaman listrik mereka akan berlangsung selama 24 hingga 48 jam," imbuh LADWP.

Gelombang panas terjadi di beberapa wilayah Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Akibat gelombang panas ini, lebih dari 30 orang tewas di selatan Kanada dan beberapa lainnya di wilayah AS.


(DMR)