Masalah Tempat Duduk, Pasangan Kekasih Diusir dari United Airlines

Arpan Rahman    •    Senin, 17 Apr 2017 14:52 WIB
penerbangan dunia
Masalah Tempat Duduk, Pasangan Kekasih Diusir dari United Airlines
Pesawat maskapai United Airlines di Bandara San Francisco, AS, 10 Juni 2015. (Foto: AFP/ JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Metrotvnews.com, Texas: Sepasang kekasih yang sudah bertunangan diusir dari penerbangan United Airlines dengan rute Texas menuju Kosta Rika.

Kejadian terbaru semakin membuat maskapai asal Amerika Serikat (AS) itu berada di bawah pengawasan ketat, usai terjadinya insiden pengusiran paksa seorang penumpang pada pekan lalu.

Menurut pasangan kekasih itu, yang mengaku sedang dalam perjalanan untuk menikah, polisi federal telah mengawal mereka turun dari pesawat sebelum lepas landas dari Houston, Texas.

Tapi pihak United membantahnya, seraya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa baik kepala polisi maupun petugas berwenang lainnya tidak terlibat.

"Pasangan tersebut berulang kali berusaha duduk di kursi kelas bisnis yang tidak mereka pesan dan mereka tidak mengikuti instruksi awak agar kembali ke tempat duduk mereka," kata United dalam sebuah pernyataan resmi, seperti disitir Irish Independent dari Reuters, Senin 17 April 2017.

"Mereka diminta meninggalkan pesawat oleh awak kami, dan mereka mematuhinya," lanjutnya.

Pernyataan dari juru bicara United mengaku elah menawarkan pasangan itu potongan harga untuk menginap di sebuah hotel, dan juga mengatur jadwal penerbangan ulang untuk Minggu pagi.

Tapi Michael Hohl dan tunangannya, Amber Maxwell, mengatakan kepada KHOU bahwa mereka mencoba membayar untuk kursi di kelas bisnis namun ditolak. Mereka mencoba membayar lebih setelah menemukan penumpang yang tidur menghalangi kursi mereka.

Sesudah pindah ke dalam kabin ekonomi beberapa baris di depan, awak pesawat menolak pembayaran tambahan untuk kursi. United meminta keduanya kembali ke kursi semula.

"Kami pikir ini bukan masalah besar. Kami tidak berusaha mengganti kursi ke kelas satu," cetus Hohl kepada KHOU. "Kami hanya duduk di kelas ekonomi beberapa baris di depan kursi kami semua," sambung dia.

Gelombang Kritik

United mendapat gelombang kecaman dan kritik setelah video yang muncul sepekan lalu menunjukkan petugas keamanan menyeret seorang penumpang berlumuran darah dari sebuah penerbangan United Express di Chicago.

Saham pemilik United, United Continental Holdings Inc, seketika rontok dan anjlok 4 persen pekan lalu.

David Dao, dokter blasteran Vietnam-Amerika yang berusia 69 tahun, terlihat di video diseret paksa dari penerbangan United. Ia berencana menggugat maskapai.

Setelah kejadian itu, CEO United Oscar Munoz meminta maaf kepada Dao dan keluarganya. Ia berjanji awak pesawat tidak akan lagi menggunakan aparat penegak hukum untuk mengeluarkan penumpang dari penerbangan yang overbooking.


(WIL)