Gedung Putih Kutuk Pembunuhan 10 Jurnalis di Afghanistan

Willy Haryono    •    Rabu, 02 May 2018 10:39 WIB
amerika serikatafghanistanisis
Gedung Putih Kutuk Pembunuhan 10 Jurnalis di Afghanistan
Jubir Gedung Putih Sarah Sanders saat memberikan keterangan pers, 25 April 2018. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)

Washington: Gedung Putih mengutuk serangan bom bunuh diri ganda yang menewaskan sedikitnya sepuluh jurnalis dan 16 orang lainnya di Afghanistan. Serangan pada akhir April itu merupakan yang terburuk terhadap awak media sejak jatuhnya kelompok militan Taliban pada 2011.

Dari sepuluh jurnalis tersebut, satu di antaranya adalah fotografer senior AFP, Shah Marai. 

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Kami mengutuk keras bom bunuh diri di Kabul," ujar juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders kepada awak media, seperti disitat AFP

"Korps Media Afghanistan adalah ilustrasi kuat bagaimana negara tersebut telah bertransformasi. Sama sekali tidak ada pembenaran atas aksi kejam seperti itu," lanjut dia. 

Sanders memperkuat komentar dari Menteri Pertahanan James Mattis, yang menegaskan bahwa AS akan terus berada di belakang pemerintah dan masyarakat Afghanistan. 

"Pembunuhan jurnalis dan orang tak berdosa lainnya adalah testimoni kuat mengenai apa yang kami perjuangkan," ungkap Sanders. 

"Kami akan terus mendukung rakyat Afghanistan, kami akan berada di belakang pemerintah Afghanistan, dan misi NATO akan dilanjutkan dalam upaya mencari solusi politik," tambah dia. 

Selain bom bunuh diri di Kabul, penembakan terpisah di provinsi Khost juga menewaskan seorang reporter kantor berita BBC. Total sepuluh jurnalis tewas di Afghanistan dalam sejumlah serangan Senin kemarin.


(WIL)