Presiden Turki Tuduh AS Pasok Senjata ke Pejuang Kurdi

Sonya Michaella    •    Jumat, 23 Sep 2016 14:58 WIB
sidang majelis umum pbb 2016
Presiden Turki Tuduh AS Pasok Senjata ke Pejuang Kurdi
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan saat berbicara di Sidang Majelis Umum PBB di New York (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menuduh Amerika Serikat (AS) memasok lebih banyak senjata untuk pejuang Kurdi di utara Suriah, pekan ini.

Berbicara saat pidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York, komentar Erdogan dianggap menambah ketegangan antara Turki dan AS.

"Jika Anda berpikir dapat memberantas Islamic State (ISIS) dengan Kurdi di Suriah atau sayap kanan Kurdi, tidak bisa. Mengapa? Karena mereka juga kelompok teroris," tegas Erdogan, seperti dikutip Reuters, Jumat (23/9/2016).

Ia mengungkapkan bahwa tiga hari yang lalu, AS menjatuhkan beberapa senjata melalui pesawat di Ayn al-Arab untuk Kurdi.

Turki sendiri adalah bagian dari koalisi pimpinan AS yang melawan ISIS yang di mana terdapat YPG (People's Protection Units) dan PYD (Partai Demokrasi di Suriah). Turki menganggap YPG dan PYD termasuk kelompok terorisme pula.

Sedangkan AS memandang YPG sebagai mitra strategis utama dalam memerangi ISIS di Suriah. Erdogan mengatakan setengah dari mereka (Kurdi) disita senjatanya oleh militan ISIS.

Ayn al-Arab adalah wilayah yang dikuasai ISIS selama empat bulan di akhir 2014. Terletak sekitar 35 kilometer ke arah timur dari perbatasan Suriah, pemberontak Turki pernah melawan ISIS pada bulan lalu di wilayah ini.

Juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan bahwa Turki mungkin saja tidak akan lagi bergabung dengan operasi koalisi terhadap ISIS dengan AS, jika AS tetap memasok senjata untuk Kurdi.


(WIL)