Trump: Perilaku Kim Jong-un Sangat Buruk

Willy Haryono    •    Senin, 20 Mar 2017 08:47 WIB
korea utarapemerintahan as
Trump: Perilaku Kim Jong-un Sangat Buruk
Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan awak media di dalam pesawat Air Force One dalam perjalanan dari Florida ke Washington, 19 Maret 2017. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

Metrotvnews.com, Florida: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un yang dinilainya "berperilaku sangat, sangat buruk."

Trump melontarkan komentar ke awak media saat meninggalkan resor Mar-a-Lago miliknya di Florida, Minggu 19 Maret 2017, yang biasa dijadikan tempat bermukim sang presiden di akhir pekan.

Dalam kesempatan itu, seperti dikutip Reuters, Trump mengatakan pemerintahannya membahas beragam masalah di akhir pekan, termasuk uji coba mesin roket bertenaga tinggi oleh Korut. 

Kantor berita nasional Korut, KCNA, melaporkan bahwa Pyongyang baru saja menguji coba mesin berteknologi tinggi yang disebut Kim Jong-un sebagai "kelahiran baru" di bidang industri roket.


Kim Jong-un mengawasi uji coba mesin roket. (Foto: KCNA)

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson menemui Presiden Tiongkok Xi Jinping, beberapa jam setelah Korea Utara (Korut) melakukan uji coba mesin roket terbaru.
 
Xi mengatakan kepada Tillerson bahwa dirinya dan Trump telah berbicara via telepon "untuk memajukan kerja sama Tiongkok dengan AS, dan kami meyakini kami mampu memajukan hubungan ini ke arah yang konstruktif di era baru."

Hubungan AS dengan Tiongkok merenggang setelah pengiriman sistem anti-misil THAAD ke Korsel. Tiongkok merasa THAAD berpotensi membahayakan keamanan negaranya, namun AS dan Korsel menegaskan sistem itu murni untuk menangkal ancaman Korut.

Sejumlah pengamat mengatakan program roket luar angkasa Pyongyang digunakan untuk menyamarkan uji coba senjata nuklir dan misil balistik.




(WIL)

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

20 hours Ago

Khalid Masood, warga Inggris 52 tahun dengan riwayat pelanggaran kekerasan tapi diyakini bukan…

BERITA LAINNYA