Pria yang Siarkan Pembunuhan di Facebook, Lakukan Bunuh Diri

Willy Haryono    •    Rabu, 19 Apr 2017 10:48 WIB
pembunuhan
Pria yang Siarkan Pembunuhan di Facebook, Lakukan Bunuh Diri
Steve Stephens mengakhiri hidupnya sendiri usai dikejar-kejar polisi. (Foto: AFP/Cleveland Police)

Metrotvnews.com, Ohio: Seorang pria Amerika Serikat yang dituduh membunuh seorang lanjut usia dan menyiarkan aksinya di Facebook, mengakhiri hidupnya sendiri setelah dikejar-kejar polisi, Selasa 18 April 2017. 

Steve Stephens, 37, melarikan diri usai menembak mati Robert Godwin Sr saat perayaan Paskah pada Minggu 16 April 2017. Penembakan dilakukan pada siang hari di Cleveland, Ohio. 

Pembunuhan dan video yang diunggah pelaku ke Facebook memicu kecaman dan kritik global mengenai pengawasan konten berbahaya dan provokatif di media sosial.

Facebook menghapus video Stephens beberapa jam setelah pembunuhan. CEO Facebook Mark Zuckerberg mengakui bahwa situs jejaring miliknya memiliki peranan penting dalam menekan tren mengkhawatirkan. 

"Masih banyak yang harus dilakukan dari momen ini," ujar Zuckerberg dalam sebuah konferensi, seperti dilansir AFP. "Kami akan terus berusaha keras mencegah tragedi semacam itu agar tidak terulang di masa mendatang," sambung dia.

Polisi mendapat informasi krusial usai mengejar Stephens selama lebih kurang 48 jam. Informasi didapat dari seorang pegawai restoran siap saji di Pennsylvania yang mengenali wajah Stephens.

"Ada pengejaran polisi terhadap sebuah kendaraan. Saat polisi mendekati kendaraan itu, Steve Stephens bunuh diri," ujar Kepala Kepolisian Cleveland Calvin Williams. 

Kepolisian Pennsylvania menyebut Stephens menembak dirinya sendiri dengan senjata api tak jauh dari sebuah restoran. 

Tom Ducharme, pemilik restoran tersebut, mengatakan kepada CNN bahwa Stephens memesan makanan dan membayarkan sejumlah uang ke pegawai. Karena mengenali wajah Stephens, pegawai itu langsung menghubungi polisi.


(WIL)