Mengira Pipa adalah Senjata, Polisi AS Tembak Mati Seorang Pria

Sonya Michaella    •    Kamis, 05 Apr 2018 10:42 WIB
amerika serikatpenembakan as
Mengira Pipa adalah Senjata, Polisi AS Tembak Mati Seorang Pria
Ilustrasi - Medcom.id

New York: Polisi New York menembak mati seorang pria Afrika-Amerika di Brooklyn setelah salah mengira sepotong pipa yang dipegang korban terlihat seperti senjata.

Penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 sore waktu setempat di Crown Heights, sebuah lingkungan yang didominasi kulit hitam di jantung kota Brooklyn.

Dilansir dari AFP, Kamis 5 April 2018, empat petugas kepolisian melancarkan sekitar 10 tembakan ke arah pria tersebut. Ia meninggal setelah sempat mendapat pertolongan di rumah sakit.

Benda yang dipegang korban ternyata bukan pistol, melainkan sebuah pipa yang terlihat memiliki sebuah tombol di ujungnya.

Tak lama setelah penembakan, puluhan orang berkumpul di tempat kejadian. Mereka mencela polisi yang salah menembak. Rekaman ini sempat tersiar di media sosial Facebook.

Menurut laporan media setempat, korban penembakan memang memiliki sakit mental, namun tak pernah membahayakan sekelilingnya.

Penembakan ini terjadi kurang dari tiga pekan setelah polisi di Sacramento menembak seorang pria bernama Stephon Clark yang disangka memegang senjata api, namun ternyata ia sedang memegang telepon seluler. 


(FJR)